China, Tujuan Alternatif Para Pemain Bintang

Akses Aman Agen Bola Online Resmi Taruhan Uang Asli Terpercaya Indonesia - QQ1x2.com

China, Tujuan Alternatif Para Pemain Bintang

China, Tujuan Alternatif Para Pemain Bintang

Gervinho akhirnya memutuskan untuk pindah dan berlabuh ke China. Pemain berkebangsaan Pantai Gading ini bergabung dengan Hebei Fortune. China adalah tujuan alternatif bagi para pemain bintang yang karirnya mulai berakhir atau sedang meredup di Eropa. Selain di MLS Amerika Serikat dan negara-negara Timur Tengah, China memang cukup sering menjadi tujuan terakhir dari para pemain bintang. Tentu saja ada banyak alasan yang mendasari mengapa mereka pindah ke sana. Sebagian karena alasan gaji yang menjanjikan, popularitas yang masih menjual, atau sekadar mencari ketenangan dan mencari pengalaman baru.

Banjir Pemain Eropa ke China

Gervinho hanya satu contoh dari sekian banyak pemain yang akhirnya pindah ke Negeri Tirai Bambu itu. Nama lainnya adalah Paulinho yang sempat bermain bersama Tottenham Hotspur. Selama dua tahun, ia membela klub itu hingga tahun 2015. Namun karirnya tak begitu bagus di Liga Utama Inggris. Sampai akhirnya muncul tawaran dari Guangzhou Evergrande. Harap diketahui bahwa inilah klub yang saat ini menjadi nomor satu di sana. Tawaran tersebut pun langsung diterima. Dilatih oleh Scolari, Paulinho dan klub barunya pun sukses merebut gelar liga dan Champions Asia.

Asamoah Gyan merupakan pemain berkebangsaan Ghana yang tampil cukup bagus mulai dari Seria A Italia hingga Liga Utama Inggris. Tahun 2011, ia memutuskan untuk mencari pengalaman baru di Timur Tengah. Selama empat tahun, ia berkarir di klub Al Ain. Nampaknya ia masih belum puas mendulang pengalaman baru di negara berbeda. Sampai akhirnya ia memutuskan pindah ke Shanghai SIPG. Karirnya memang tak begitu bagus di sana apalagi klub yang ia bela tak bisa mencapai peringkat pertama. Namun Gyan membuktikan bahwa selalu ada pengalaman yang berkualitas jika mau mencoba di liga-liga negara non Eropa.

Solusi Bagi Karir Buruk

Berbeda dengan Mohamed Sissoko. Pemain berkebangsaan Prancis ini bergabung dengan Shanghai Shenhua pada tahun lalu karena nasibnya yang semakin tak jelas di Eropa. Padahal, ia sudah berkali-kali menikmati pengalaman bersama sejumlah klub besar seperti PSG, Juventus, dan Liverpool. Namun setelah bergabung bersama Juventus, karirnya tak begitu bagus. Ia dipinjamkan ke Fiorentina dan Levante. Lima bulan menganggur membuatnya nyaris frustasi hingga akhirnya muncul tawaran dari klub China tersebut.

Tim Cahill juga memutuskan untuk mengakhiri karirnya di China. Saat ini, ia bergabung bersama Shanghai Senhua. Tapi penampilannya di klub baru ini cukup bagus dengan jumlah gol yang bisa disebut produktif. Cahill merupakan pemain berkebangsaan Australia yang punya banyak pengalaman di Liga Utama Inggris. Sebetulnya ia sempat menjalani pengalaman bermain di MLS dengan New York Red Bulls. Main di sana sudah dirasa cukup untuk menghabiskan sisa karir. Tapi tawaran dari China sepertinya lebih menarik dan terbukti ia masih bisa menciptakan hasil bagus di sana.

Demba Ba adalah sosok yang punya reputasi bagus selama merumput di Liga Utama Inggris. Selama 2011 hingga 2013, ia membela Newcastle United dan akhirnya bersama Chelsea dari 2013 hingga 2014. Sebelum main di China, ia sempat mampir di Besiktas dalam Liga Turki. Namun ia akhirnya merasa lebih cocok dengan klub barunya saat ini, Shanghai Shenhua. Menariknya, ia juga menjadi penyerang gol terbanyak dalam ajang FA Tiongkok. Prestasinya semakin bertambah dengan penghargaan sebagai pemain terbaik dalam ajang tersebut. Meski tak berhasil menang dalam partai final, Demba Ba membuktikan bahwa dirinya masih bersinar sebagai pemain sepakbola.

Yang unik lagi adalah Renato Augusto dari Brasil. Usianya masih 27 tahun namun memutuskan untuk bergabung bersama Guoan. Padahal, ia sempat memperkuat Leverkusen, Corinthians, dan Flamengo. Keputusannya untuk bergabung dengan klub barunya ini tak menyurutkan harapan supaya bisa dipanggil ke tim nasional Brasil.

Pemain Brasil lainnya yang memutuskan berkarir di China adalah Luis Fabiano. Lebih banyak menghabiskan pengalaman di Brasil, ia akhirnya mengambil keputusan untuk mencari pengalaman baru bersama Tiajin Quanjian di tahun ini. Penyerang berbakat ini tak ragu dengan keputusannya dan siap untuk menciptakan prestasi baru di negeri Tirai Bambu itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *