Gelandang Timnas Honduras Tewas Ditembak Mati

Akses Aman Agen Bola Online Resmi Taruhan Uang Asli Terpercaya Indonesia - QQ1x2.com

Gelandang Timnas Honduras Tewas Ditembak Mati

Gelandang Timnas Honduras Tewas Ditembak Mati

Honduras Berduka
Dunia sepak bola kembali dihebohkan. Namun, kali ini dengan berita duka yang menghampiri tim nasional Honduras. Salah satu pemain gelandang jempolan tim nasional Honduras yakni Arnold Peralta dikabarkan tewas lantaran kena tembak.
Insiden yang merenggut nyawa Peralta terjadi di La Ceiba, Honduras bagian utara pada hari Rabu malam (09/12/15) waktu setempat. Peralta ditembak oleh seorang pendengara motor misterius sesaat setelah tiba di area parkir sebuah pusat perbelanjaan. Peralta ditembak tepat di muka beberapa pembeli. Tidak heran bila sejumlah pembeli yang menyaksikan insiden tersebut secara langsung dibuat ikut merinding ketakutan.
Menurut saksi mata di lokasi kejadian, pengendara motor misterius tidak mengatakan satu kata apapun kepada Peralta saat mendekati mobilnya. Pengendara motor misterius langsung melepaskan tembakan yang mengarah ke kepala Peralta. Peralta menderita luka tembak di bagian kepala amat serius. Karena luka yang cukup parah itulah nyawa Peralta tidak bisa tertolong. Hingga pada akhirnya berita kematian Peralta dikonfirmasi secara langsung kepada dunia sepak bola oleh klub yang dibelanya yaitu Deportivo Olimpia.

Motif Pembunuhan Peralta
Sampai berita ini diturunkan masih belum diketahui apa yang menjadi motif pembunuhan Peralta. Adapun polisi setempat yang melakukan penyelidikan berujar insiden tersebut bukan perampokan. Pasalnya tidak satu pun barang milik mantan pemain gelandang Glasgow Rangers tersebut yang hilang dirampas pengendara motor misterius. Pihak kepolisian La Ceiba juga mempaparkan bahwa pelaku penembahan Peralta disinyalir lebih dari 2 orang. Insiden yang membuat Honduras berduka itu terjadi saat pemerintahan Honduras tengah gencar memerangi kartel narkotika yang sedang menjamur.
Di sisi lain ada spekulasi bahwa Peralta telah menjadi korban kekerasan geng kriminal. Seperti yang diketahui Honduras termasuk salah satu negara yang memiliki catatan kasus kekerasan dan pembunuhan terbanyak di dunia. Terutama yang berkaitan dengan kemiskinan dan pembunuhan yang berhubungan dengan kelompok narkoba.
Amat tragis dan menghebohkan dunia sepak bola pastinya karena Peralta mesti tewas tertembak di kota asalnya. Apalagi pada waktu kejadian sebenarnya Peralta hendak melakukan perjalanan pulang setelah membelikan baju untuk anaknya yang baru lahir. Saat kejadian pesepakbola CDS Vida, Marcelo Conales juga tengah menemani Peralta. Adapun setelah menerima kabar penembakan yang menimpa suaminya, istri Peralta pun dikabarkan histeris. Istri Peralta didapati tidak bisa mengendalikan diri saat tiba di TKP penembakan.

Tanggapan Jubir Sauceda
Menanggapi insiden yang menewaskan Peralta, Leonel Sauceda selaku juru bicara kementrian keamanan Honduras mengatakan bahwa negaranya kehilangan salah satu pemain muda dengan bakat gemilang.
“Kami sangat menyayangkan kekerasan yang berujung pada tewasnya pemain gelandang Arnold Peralta. Peralta merupakan pemain muda berbakat yang dimiliki tim nasional Honduras. Insiden yang menewaskan Peralta terjadi di kota La Ceiba,” papar juru bicara Sauceda.
Peralta gabung dengan timnas Honduras sejak tahun 2011 dan turut serta memperkokoh pertahanan Honduras pada ajang Olimpiade London 2012. Sementara pemain gelandang berumur 26 tahun tersebut mesti absen Piala Dunia 2014 lantaran mengalami cedera. Dari catatan prestasinya, Peralta sudah mengantongi 24 caps.
Sebenarnya Peralta memiliki jadwal main padat. Peralta sudah tercatat menjadi gelandang tengah seperlu memperkuat timnas Honduras dalam laga persahabatan kontra timnas Kuba pekan depan. Tentu dengan kabar tewasnya pemain kelas dunia sepak bola Peralta, timnas Honduras mesti menyusun strategi anyar atau malah menunda tampil sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Peralta juga sempat singgah di Ranger selama 18 bulan lamanya pasca diboyong dari CD Vida bulan Juni 2013. Hingga akhirnya tepat akhir musim lalu Peralta hijrah meninggalkan Rangers dan kembali berlenggang di Liga Honduras seperlu memperkuat Olimpia.
“Kami sungguh amat menyesalkan kematian Peralta dan tidak kunjung rampungnya kasus kekerasan di negara ini. Keluarga besar Olimpia kini tengah berkabung,” demikian bunyi pernyataan yang tertulis di akun twiter resmi Olimpia.
Kepergian gelandang berbakat Peralta dengan cara cukup tragis jelas membuat banyak orang berduka. Tidak hanya timnas Honduras atau para supporter saja. Lebih dari itu. Duka ini juga menjadi duka bagi dunia sepak bola secara umum.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *